ANKARA
Turki pada Jumat mengkritik serangkaian keputusan KTT Uni Eropa tentang Laut Aegea dan Mediterania.
Keputusan, yang diadopsi pada akhir pertemuan tingkat tinggi selama dua hari oleh para pemimpin di Brussels, mengandung prasangka buruk, kurang visi, dan jauh dari kenyataan, kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.
Menyoroti beberapa kebijakan Yunani, termasuk klaimnya atas 10 mil laut wilayah udara nasional, militerisasi pulau-pulau Aegea di dekat pantai Turki, dan penolakan para pencari suaka, Ankara menggarisbawahi bahwa diamnya UE tentang masalah ini tidak berkontribusi apa pun terhadap Eropa dan malah merusak stabilitas regional.
Turki juga menegaskan bahwa upaya blok tersebut untuk melegitimasi maksimalisme dan pelanggaran hukum mengenai Mediterania Timur dan Laut Aegea "tidak dapat diterima."
Turki mempertahankan pendiriannya dalam mendukung hukum internasional dan hubungan bertetangga yang baik, kata pernyataan itu, menambahkan bahwa itu menunjukkan ketidaktulusan UE bahwa mereka akan menanggapi sikap ini dengan ketegangan dan eskalasi yang disengaja.
UE harus berhenti mengorbankan manfaat yang akan diberikan oleh proses aksesi dan kerja sama Turki alih-alih klaim Yunani dan otoritas Siprus Yunani yang berpikiran sempit, dan melanggar hukum, kata kementerian itu.
Status kandidat UE untuk Ukraina dan Moldova
Di sisi lain, Kemlu Turki menyambut baik keputusan KTT Uni Eropa untuk menerima Ukraina dan Moldova sebagai kandidat anggota Uni Eropa, serta mengakui perspektif Eropa untuk Georgia.
Namun, Turki menyuarakan kritik atas kegagalan yang terus berlanjut untuk memulai negosiasi aksesi dengan Albania dan Makedonia Utara, meskipun mereka sudah menjadi negara kandidat.
Pernyataan itu juga mendesak blok tersebut untuk menjadikan Bosnia dan Herzegovina sebagai kandidat juga, dan menyatakan bahwa ini akan menguntungkan geografi Eropa yang lebih luas, termasuk Balkan.
Turki percaya Uni Eropa harus bertindak dengan tulus dengan semua negara kandidat dan aksesi harus berkembang berdasarkan prestasi, tukas pernyataan itu.