Hayati Nupus
19 Maret 2019•Update: 19 Maret 2019
Sena Guler
ANKARA
Turki pada Senin mengutuk penembakan yang merenggut tiga nyawa di Belanda.
"Kami mengutuk keras serangan yang terjadi hari ini (18 Maret 2019) di kota Utrecht, di Belanda, terlepas dari identitas pelaku dan motivasi di balik itu," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.
Beberapa jam sebelumnya, terduga penembak Gokmen Tanis melepaskan tembakan ke penumpang trem pada 24 Oktober 24 yang menewaskan tiga orang dan melukai lima lainnya.
"Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang kehilangan, dan berharap mereka yang terluka cepat pulih," kata kementerian itu, seraya menambahkan bahwa Turki berada dalam "solidaritas penuh" dengan rakyat dan pemerintah Belanda.
Tanis segera ditangkap setelah insiden itu, menurut Walikota Utrecht Jan van Zanen.
Sementara motif di balik serangan itu masih belum jelas, laporan sebelumnya menunjukkan bahwa konflik keluarga mungkin menjadi motif di balik insiden itu.