Chandni
29 Januari 2018•Update: 30 Januari 2018
Merve Aydogan
ANKARA
Menteri Uni Eropa Turki Omer Celik pada Minggu mengkritik utusan Parlemen Eropa di Turki Kati Piri karena mengeluarkan pernyataan yang mengatakan kelompok PKK bukanlah ancaman.
Mengacu pada pernyataan Piri, Celik mencuit "pandangan salah seperti itu" tidak akan dianggap serius oleh Turki.
"Piri tetap mendorong pandangan yang salah dengan mengatakan 'ancaman utama bagi Turki bukan Daesh, tapi PKK'. Sangat jarang saya melihat pernyataan seburuk itu mengenai terorisme," tulis Celik di laman Twitternya.
Celik mengatakan Turki adalah satu-satunya negara yang memerangi teroris Daesh dan PKK "pada saat yang sama dengan intensitas yang sama".
"Sangat jelas bahwa PKK mendapat dukungan di beberapa belahan Eropa. Ketika Turki diserang Daesh, kami melihat beberapa negara Eropa menampilkan bendera Turki dalam aksi solidaritas. Namun kami tidak melihat solidaritas itu ketika kami diserang PKK," tambah menteri tersebut.
Dia juga mengatakan orang seperti Piri hanya memberi label teroris kepada kelompok-kelompok yang menyerang mereka, namun gagal melihat ancaman yang dikhawatirkan negara-negara lain.
"Kami menyayangkan bahwa ada seorang pejabat seperti dia yang bahkan tidak memiliki pengetahuan dasar mengenai isu-isu ini, dan dia adalah utusan parlemen terbesar Eropa," kata Celik. Setelah itu, dia juga memastikan komitmen Turki memberantas semua elemen terorisme termasuk Daesh dan PKK.
PKK diakui sebagai kelompok teroris oleh UE, AS dan Turki. Aksi berontak mereka terhadap pemerintah Turki sudah berlangsung selama tiga dekade terakhir dan mengambil nyawa 40.000 korban. Kelompok PYD/PKK dan YPG/PKK adalah cabang-cabang mereka di Suriah.