Muhammad Abdullah Azzam
28 Oktober 2020•Update: 29 Oktober 2020
Seda Sevencan
ANKARA
Turki pada Selasa mengutuk serangan bom mematikan di sebuah sekolah madrasah di Pakistan.
"Kami mengutuk keras serangan teroris keji yang menargetkan anak-anak dan guru yang tidak berdosa," kata kementerian luar negeri negara itu dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan tersebut mengatakan bahwa Ankara turut merasakan "kesedihan yang dalam" atas ledakan yang merenggut beberapa nyawa dan menyebabkan banyak lainnya terluka.
"Kami berharap Allah merahmati mereka yang meninggal, pemulihan yang cepat bagi yang terluka. Kami menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Pakistan," tambah pernyataan itu.
Sedikitnya tujuh santri tewas dan 98 lainnya terluka pada Selasa dalam ledakan di sebuah madrasah yang terhubung dengan sebuah masjid di Peshawar, barat laut Pakistan.
Investigasi awal polisi menunjukkan bahwa bom itu ditanam di dalam masjid.