Muhammad Nazarudin Latief
04 Februari 2018•Update: 05 Februari 2018
Aylin Sirikli
ANKARA
Wakil Perdana Menteri Turki Bekir Bozdag mengatakan kelompok teroris PYD/PKK harus meninggalkan Manbij, sebuah kota strategis di sebelah barat sungai Efrat di Suriah utara.
Jika tidak, Turki akan memindahkan kekuatan ke tempat tersebut dan ke arah timur sungai Efrat.
"Jika mereka [PYD / PKK] tidak meninggalkan Manbij, kami akan pindah ke Manbij dan ke arah timur Efrat," ujar dia kepada CNNTurk, Minggu.
Bozdag, yang juga merupakan juru bicara pemerintah, mengatakan hingga kini pasukan Turki telah berhasil "menetralkan" 932 teroris PYD/PKK sejak awal Operasi Cabang Zaitun di wilayah Afrin, Suriah.
Otoritas Turki kerap menggunakan kata “menetralkan” untuk untuk menyiratkan teroris yang bersangkutan menyerah atau terbunuh atau tertangkap.
Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk memberantas teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin.
Menurut Kepala Staf Militer Turki, Operasi Ranting Zaitun bertujuan untuk mewujudkan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan dan seluruh wilayah Turki, serta melindungi penduduk Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak-hak Turki, yang berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak-hak membela diri di bawah Piagam PBB, dengan menghormati integritas teritorial Suriah.
Wakil Perdana Menteri ini mengungkapkan operasi akan berlanjut sampai teroris yang mengancam Turki dan tetangga-tetangganya telah sepenuhnya hilang.
“[Operasi ini] akan berlangsung sepanjang yang diperlukan. Ini adalah peperangan jangka panjang,” ujar dia.
Bozdag duga memberi informasi korban yang jatuh dalam operasi ini, yakni sebanyak 13 anggota tentara Turki tewas dan 39 terluka.
Dia menambahkan sebanyak 30 pejuang FSA juga tewas, dan 158 lainnya terluka.
Bozdag juga menyampaikan ketidaksetujuannya atas kemungkinan kelompol teror menggunakan senjata dari AS untuk menyerang sekutu NATO-nya, Turki.
Dia bilang sekitar 5.000 truk dan 2.000 kargo penuh dengan senjata disediakan untuk kelompok teror tersebut.
“Ini tidak bisa diterima.”