Aliia Raimbekova
06 Maret 2018•Update: 06 Maret 2018
Raimbekova
ASTANA
Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki, Rusia dan Iran akan melakukan pertemuan di Astana, ibu kota Kazakhstan pada 16 Maret mendatang.
Kementerian Luar Negeri Kazakhstan dalam sebuah pernyataan pada Selasa mengatakan, akan diadakan rapat menteri luar negeri negara penjamin proses Astana yakni Turki, Rusia dan Iran pada 16 Maret mendatang.
Peserta rapat akan menilai hasil kerja sama mereka selama satu tahun dan menentukan langkah-langkah bersama, kata pernyataan tersebut.
Menurut pernyataan tersebut, sebuah pertemuan tingkat teknis untuk membahas pembebasan tahanan, penyerahan jenazah, dan pencarian orang hilang juga akan diadakan satu hari sebelum pertemuan menteri luar negeri.
Pertemuan tersebut direncanakan akan diselenggarakan tanpa partisipasi negara pengamat dan pihak Suriah, tambah pernyataan kementerian.
Pernyataan tersebut juga menambahkan bahwa Perwakilan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura akan diundang ke pertemuan.
Perundingan damai Astana dimulai pada 23-24 Januari 2017 dengan tujuan untuk mengakhiri kekerasan dan memperbaiki situasi kemanusiaan di Suriah yang tengah dilanda konflik.
Dalam putaran kedelapan perundingan Astana yang diselenggarakan pada 21-22 Desember lalu, negara-negara penjamin telah membentuk kelompok kerja untuk pembebasan tahanan, penyerahan jenazah, identifikasi orang hilang, dan pembersihan ranjau dari situs bersejarah yang dilindungi UNESCO.