Chandni
20 Maret 2018•Update: 20 Maret 2018
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Periode transisi yang diterapkan setelah Inggris resmi mundur dari Uni Eropa (UE) sudah disetujui, kata kepala tim negosiasi Brexit pada Senin.
Dalam sebuah konferensi pers, perunding dari pihak UE Michel Barnier mengatakan masa transisis itu akan berakhir pada 31 Desember 2020. Hingga tanggal itu, Inggris akan terus mematuhi peraturan UE namun tidak ikut serta dalam mengambil keputusan.
Perkembangan itu adalah "langkah yang penting," kata Barnier.
"Masa transisi itu memiliki batas waktu," lanjutnya.
Dia juga menunjukkan dokumen-dokumen legal yang sudah disetujui dan yang akan disetujui, namun mengatakan kedua pihak sudah berkomitmen mematuhi prinsip-prinsip yang disepakati Desember lalu.
Perunding UE itu mengatakan semua pihak juga sepaham mengenai hak yang diperoleh 4,5 juta warga UE di Inggris dan 1,2 juta warga Inggris di UE.
Setelah Brexit, penduduk UE yang tiba di Inggris selama periode transisi akan menikmati hak yang sama dengan mereka yang bermukim di Inggris.
Dia juga memastikan solusi Irlandia juga termasuk dalam kesepakatan yang dibahas, namun semua pihak masih mencari jalur lain untuk negara tersebut.
Pihak Inggris juga mengatakan puas dengan proses Brexit yang sedang berjalan.
"Hari ini menandai langkah signifikan dalam proses Brexit," kata David Davis, Menteri Brexit Inggris.
Dia mengakatan kedua pihak bekerja keras untuk menyetujui masa transisi dengan batasan waktu yang jelas.
Davis menekan bahwa periode transisi itu bukan hanya untuk memudahkan perceraian Inggris dari UE, namun juga memberikan Inggris kesempatan bersiap-siap hidup tanpa UE.
Delegasi dari kedua pihak akan terus berusaha mencapai kesepakatan dalam bidang legal setelah sebelumnya sudah menyetujui peran Mahkamah Eropa (ECJ) di Inggris, kebebasan Inggris untuk merundingkan kesepakatan perdagangan dengan negara-negara non-UE, dan isu Gibraltar.
Persetujuan masa transisi diperkirakan akan ditanda tangani oleh petinggi-petinggi Uni Eropa pekan ini.
Inggris siap meninggalkan UE pada 29 Maret 2019 dan mengakhiri keanggotaannya setelah lebih dari 40 tahun.