Astudestra Ajengrastrı
29 April 2018•Update: 30 April 2018
Halima Athumani
KAMPALA, Uganda
Pasukan keamanan Uganda berkata mereka telah membunuh dua orang dan menahan 36 lainnya dalam penggerebegan sebuah masjid di daerah pinggiran Kampala.
Berbicara kepada media pada Sabtu siang, kepala polisi kontra-terorisme Uganda Abas Byakagaba menjelaskan bahwa mereka tengah mengawasi seseorang yang dianggap sebagai tersangka utama sebuah kasus pembunuhan, yang kemudian memasuki Masjid Usafi di Kisenyi.
"Saat itu kami hanya menyelidiki tersangka tersebut. Dalam proses, kami menemukan banyak anak kecil yang kami curigai telah diculik."
Total ada 18 wanita dan 94 anak-anak dengan kewarganegaraan berbeda yang ditemukan di dalam masjid dengan alasan yang belum diketahui, menurut polisi.
Byakagaba berkata orang-orang di dalam masjid yang tidak diikuti polisi kemudian melakukan perlawanan.
"Peristiwa ini mengakibatkan dua orang tewas dan satu anggota kami luka-luka," tambah dia.
Di antara mereka yang ditahan adalah tersangka yang tadinya diikuti oleh polisi.
Kepolisian Uganda terus menyelidiki kasus pembunuhan Susan Magara yang diculik pada awal Februari.
Dalam pernyataan kepada media, Menteri Dalam Negeri Jenderal Jeje Odongo berkata, "Mengikuti informasi intelijen yang terpercaya, salah satu tersangka utama dalam kasus pembunuhan Magara melarikan diri masuk ke dalam masjid Usafi di Kisenyi, setelah mengetahui dia terlacak oleh pihak berwajib."
Odongo berkata masjid tersebut kini telah ditutup dan akan diawasi secara ketat.
"Sangat menyedihkan peristiwa ini harus terjadi di dalam sebuah masjid. Jika tersangka yang kami kejar tidak masuk ke masjid, kami juga tak akan punya alasan untuk masuk ke masjid. Kami dihadapkan pada situasi yang sulit."
Menteri Odongo juga menyatakan mereka akan menginvestigasi bagaimana anak-anak tersebut bisa berada di dalam masjid.
"Beberapa anak tampaknya berasal dari Rwanda, dari Burundi dan Kenya, kami akan memastikan berapa jumlah mereka," imbuh dia.
Polisi juga menyatakan mereka menyita beberapa senjata, termasuk 60 amunisi, sebuah busur dan panah.