Maria Elisa Hospita
16 April 2018•Update: 17 April 2018
Addis Getachew
ADDIS ABABA, Ethiopia
Uni Afrika pada Minggu mendesak masyarakat internasional untuk menemukan solusi politik atas krisis Suriah.
Sehari sebelumnya, Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis melancarkan serangan udara ke fasilitas senjata kimia yang diduga milik rezim Bashar al-Assad di Suriah.
Serangan itu terjadi setelah rezim Assad diduga melakukan serangan kimia di Douma, Suriah, yang menewaskan 78 warga sipil dan melukai ratusan lainnya.
Lewat sebuah pernyataan, UA mengecam keras penggunaan bahan kimia dan senjata lain yang dilarang dalam hukum internasional.
"Uni Afrika yang sangat berkomitmen pada multilateralisme, menekankan bahwa setiap tanggapan terhadap tindakan tersebut harus didasarkan pada bukti tak terbantahkan yang dikumpulkan oleh entitas yang kompeten, independen dan kredibel dan sepenuhnya mematuhi hukum internasional," tegas UA.
“Afrika mengharapkan anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, terutama mereka yang permanen, untuk mengesampingkan segala perbedaan mereka demi mewujudkan perdamaian global, sejalan dengan tanggung jawab yang diberikan kepada mereka oleh Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tambah mereka.
Menurut UA, satu-satunya tindakan yang masuk akal untuk menyelesaikan krisis itu adalah peningkatan upaya internasional untuk menemukan solusi politik berkelanjutan yang hanya berdasarkan kepentingan rakyat Suriah dan menghormati integritas teritorial Suriah.