Rhany Chairunissa Rufinaldo
26 Oktober 2018•Update: 27 Oktober 2018
Sumeyye Ozer, Dmitri Chirciu dan Fatih Hafız Mehmet
ANKARA
Seorang pejabat Uni Eropa pada Kamis memuji upaya Turki untuk menyediakan pendidikan bagi ratusan ribu anak-anak pengungsi Suriah di negara itu.
Christian Danielsson, Direktur Jenderal Kebijakan Lingkungan dan Negosiasi Perluasan Uni Eropa, menghadiri pertunjukan seni untuk anak-anak Suriah yang diorganisir oleh UNICEF dan Asosiasi untuk Solidaritas dengan Pencari Suaka dan Migran (SGDD-ASAM) serta didukung oleh UE.
Berbicara kepada wartawan di acara tersebut, Danielsson mengatakan anak-anak pengungsi Suriah menghadapi tantangan untuk menjadi generasi yang hilang.
"Turki telah melakukan upaya luar biasa dalam menjawab tantangan itu. Sekarang ratusan ribu anak-anak Suriah bisa bersekolah," Danielsson menekankan.
Dia juga memuji keramahan Turki terhadap pengungsi Suriah secara umum.
Danielsson mengatakan Uni Eropa mendukung upaya ini dan telah memberikan EUR3 miliar di putaran pertama dan sekarang EUR3 miliar lagi akan disediakan untuk mendukung pengungsi Suriah di Turki.
Turki menampung 3,5 juta pengungsi Suriah, lebih dari negara lainnya di dunia.
Turki juga telah menghabiskan lebih dari USD33 miliar dari sumber daya nasionalnya sendiri untuk membantu dan melindungi pengungsi sejak awal perang saudara Suriah.
Suriah baru saja mulai keluar dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tidak terduga.