Mesut Varol, Emre Ilıkan
14 September 2021•Update: 15 September 2021
Mesut Varol, Emre Ilikan
VAN, Turki
Uni Eropa akan memperkuat kerja sama dengan Turki dalam masalah migrasi ilegal dan keamanan perbatasan.
Dalam konferensi pers di Provinsi Van, Turki Timur, Kepala Delegasi Uni Eropa untuk Turki Nikolaus Meyer-Landrut mengungkapkan dalam beberapa tahun terakhir, blok UE telah menggelontorkan bantuan senilai lebih dari EUR350 juta (lebih dari USD413,2 juta) untuk menangani masalah ini.
Meyer-Landrut juga menegaskan UE siap mempertahankan kerja sama dan dukungan.
Uni Eropa terus mengikuti perkembangan di Afghanistan, khususnya soal migrasi dan keamanan, setelah Taliban mengumumkan pemerintahan sementara pekan lalu.
Dewan Eropa akan melipatgandakan bantuan kemanusiaan untuk orang-orang Afghanistan menjadi EUR200 juta (USD236 juta) akhir tahun ini, seperti yang dibahas selama konferensi PBB di Jenewa pada Senin.
Konferensi itu bertujuan mengumpulkan lebih banyak uang untuk kebutuhan kemanusiaan yang meningkat di Afghanistan.
Meyer-Landrut mengatakan Uni Eropa bergabung dengan Turki untuk mendukung negara-negara tetangga Afghanistan menyediakan suaka bagi para pengungsi Afghanistan dan memastikan keselamatan mereka.
Untuk mencegah migrasi ilegal, kepala delegasi itu mengatakan UE akan meningkatkan dan memperkuat kapasitas manajemen imigrasi sekaligus mencegah perdagangan manusia, serta penyelundupan obat-obatan dan senjata.
Turki, yang telah menampung empat juta pengungsi, lebih banyak dari negara mana pun di dunia, mengambil langkah-langkah keamanan baru di perbatasannya untuk mencegah masuknya migran baru.
*Ditulis oleh Dilan Pamuk di Ankara