Maria Elisa Hospita
31 Maret 2021•Update: 31 Maret 2021
Ovunc Kutlu
ANKARA
Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Selasa menandatangani undang-undang yang memperpanjang bantuan keuangan untuk usaha kecil selama dua bulan lagi.
"Ini adalah pencapaian bipartisan," kata Biden merujuk pada Program Perlindungan Gaji (PPP) yang diperpanjang hingga 31 Mei.
Menurut dia, UU itu akan membantu bisnis kecil, terutama populasi Hispanik dan kulit hitam.
Pekan lalu, Senat memberikan suara 92-7 untuk memperpanjang batas waktu UU PPP 2021.
"Nasib hampir 90.000 pemilik bisnis masih merintih. Tanpa menandatangani RUU ini, maka ada ratusan ribu orang yang kehilangan pekerjaan dan bisnis kecil mereka dapat tutup selamanya," kata dia di Gedung Putih.
"Kita harus melindungi bisnis kecil karena mereka adalah tulang punggung ekonomi AS," tambah Biden.
Kongres telah menyetujui pinjaman PPP senilai lebih dari USD800 miliar untuk menyokong bisnis dan karyawan selama pandemi Covid-19.