Maria Elisa Hospita
16 Juli 2019•Update: 17 Juli 2019
Cuneyt Karadag
BERLIN
Upacara peringatan upaya kudeta 15 Juli 2016 digelar di ibu kota Jerman untuk mengenang 251 orang yang tewas dalam upaya kudeta di Turki.
Sekitar 251 peti yang dibungkus bendera Turki dan nama para martir ditempatkan di depan Gerbang Brandenburg dan Kedutaan Besar AS di Berlin.
Bilgili Üretmen, presiden Hacivat Art and Culture Association, yang menyelenggarakan upacara itu, meminta otoritas Jerman untuk mengekstradisi para pelaku kudeta ke Turki untuk diadili.
Turki memperingati 15 Juli sebagai Hari Demokrasi dan Persatuan Nasional untuk menghormati para martir bangsa.
Organisasi Teroris Fethullah (FETO) dan pemimpinnya yang berbasis di Amerika Serikat, Fetullah Gulen, merancang upaya kudeta 15 Juli 2016, yang menyebabkan 251 orang tewas dan hampir 2.200 terluka.
Ankara menuding FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan pemerintahan melalui infiltrasi institusi-institusi Turki, khususnya militer, kepolisian, dan pengadilan.
*Ditulis oleh Zehra Nur Duz