Roy Ramos
20 November 2017•Update: 20 November 2017
Roy Ramos
ZAMBOANGA, Filipina
Wilayah Otonomi Muslim Mindanao (ARMM) memperingati hari jadinya ke-28 pada Senin.
Dalam perayaan tersebut, Gubernur Mujiv Hataman akan menyampaikan pidato negara (SORA).
Gubernur optimistis bahwa Kongres akan menyetujui Undang-Undang Dasar Bangsamoro (BBL) dalam waktu dekat. Hataman mengatakan SORA keduanya ini kemungkinan adalah yang terakhir, karena Wilayah Otonomi Bangsamoro (BAR) akan segera terbentuk menggantikan ARMM.
"Saya yakin hal itu akan segera terlaksana," kata dia merujuk pada penetapan BBL ke dalam undang-undang negara, seperti dikutip oleh kantor berita Filipina.
BBL yang merupakan lambang kesepakatan damai antara pemerintah nasional dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF) pada 2014, disampaikan oleh Komisi Transisi Bangsamoro ke Presiden Rodrigo Duterte pada Juli lalu, kemudian disampaikan Presiden ke Senat dan Kongres pada bulan selanjutnya.
Bulan lalu, Duterte kembali meminta anggota parlemen untuk mempercepat pengesahan rancangan BBL karena ia telah berkomitmen pada MILF dan Front Pembebasan Nasional Moro untuk menetapkannya.
"Jika kami tidak bertindak cepat, saya rasa kami akan mendapat masalah. Kami harus melanjutkan perundingan dan saya mendesak Kongres untuk mempercepat proses karena saya sudah tidak sabar. Ini bukanlah janji, namun komitmen pada orang-orang Moro," ujar Duterte.
Hataman mengatakan persiapan penuh telah dilakukan jelang perayaan hari jadi ARMM, namun perayaan akan digelar sebagai tanda penghormatan bagi ribuan saudara-saudari Muslim yang menjadi korban krisis Marawi.
Duterte mengatakan, BBL akan membantu meningkatkan perdamaian di Mindanao selagi pemerintah memulai rehabilitasi Kota Marawi.