İqbal Musyaffa
16 Mei 2018•Update: 17 Mei 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Badan Amil Zakat Nasional menggandeng lembaga teknologi finansial Gopay untuk mempermudah masyarakat membayar sedekah dan infak melalui teknologi digital.
Deputi Baznas Arifin Purwakananta dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa lembaga zakat nasional tersebut selalu mencari cara baru untuk mempermudah masyarakat berdonasi, termasuk memperkenalkan metode infak cashless (nontunai).
"Kami melihat dengan metode ini, tidak hanya memudahkan masyarakat tetapi juga sedekah akan tercatat dalam sistem kami sehingga menjadi lebih transparan. Ini termasuk upaya kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Arifin.
Pada bulan Ramadan tahun ini, Baznas menargetkan dapat menghimpun setidaknya Rp2miliar dana sedekah dan infak dari masyarakat melalui layanan digital.
Donasi melalui Baznas, kata Arifin, juga terus mengalami peningkatan sekitar 40 persen tiap tahunnya. Pada tahun ini Baznas menargetkan dapat menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp8 triliun.
“Sekitar 30 persen dari dana yang terhimpun dibayarkan melalui teknologi digital,” tambah dia.
Arifin menambahkan, dana yang terkumpul dari donasi melalui Gopay akan dimanfaatkan untuk program-program pendistribusian dan pendayagunaan.
Arifin menambahkan, saat ini sudah bekerja sama dengan lebih dari 30 lembaga layanan digital, baik digital banking, melalui e-commerce maupun teknologi finansial.
“Kita juga mengembangkan berbagai model pembayaran digital sehingga layanan zakat dapat makin mudah dijangkau,” tambah dia.
Pada kesempatan yang sama, Managing Director Gopay Budi Gandasoebrata mengatakan keinginannya untuk berperan menjadi jembatan masyarakat ke lembaga pengelola keuangan, termasuk ke lembaga pengelola zakat dan sedekah.
“Langkah ini sekaligus untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai [GNNT] pemerintah,” ungkap Budi.
Budi menambahkan, ingin memperluas gerakan nontunai termasuk dalam berdonasi. “Kami melihat momentum bulan suci Ramadan sebagai momentum yang pas dan baik untuk memperkenalkan donasi nontunai melalui kode QR,” kata Budi.
Budi menjelaskan, dengan memanfaatkan metode ini, pengguna Gopay bisa melakukan sedekah cukup dengan menggunakan menu scan QR yang ada di aplikasi Gojek. Setelah memilih menu tersebut, pengguna Gopay tinggal memindai kode QR milik Baznas yang ada di berbagai lokasi di Jabodetabek.
Saat ini fasilitas berupa QR Code khusus sedekah di Baznas ujar Budi, dapat ditemui pada baliho, stasiun kereta, dan juga 36 gerai BAZNAS yang ada di mal, perkantoran dan fasilitas publik.
“Kami bekerja sama dengan Baznas karena sebagai lembaga negara resmi yang menyalurkan sedekah dan zakat, serta memiliki berbagai program untuk pemberdayaan masyarakat dan distribusi serta transparansinya tidak perlu diragukan,” kata Budi.