İqbal Musyaffa
01 Juli 2019•Update: 02 Juli 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahan makanan menjadi penyumbang inflasi tertinggi untuk bulan Juni.
Selama Juni terjadi inflasi sebesar 0,55 persen bulanan atau month to month (mtm) dan 3,28 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan inflasi bahan makanan pada Juni sebesar 1,63 persen dengan andil inflasi 0,38 persen.
Beberapa komoditas pangan yang mengalami inflasi antara lain cabai merah dengan andil 0,2 persen, dan ikan segar 0,05 persen akibat cuaca yang tidak mendukung.
“Selebihnya adalah aneka sayuran seperti tomat dan cabai hijau dengan andil inflasi hampir rata kecil 0,01 persen,” jelas dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Suhariyanto menambahkan beberapa komoditas pangan juga mengalami deflasi seperti bawang putih dengan andil 0,06 persen akibat impor yang cukup besar serta daging ayam dan telur ayam ras masing-masing 0,02 persen.
Selain bahan makanan, inflasi juga berasal dari kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau dengan inflasi 0,59 persen dengan andil 0,1 persen terhadap inflasi Juni.
Suhariyanto menjelaskan kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mengalami inflasi 0,17 persen dengan andil 0,04 persen akibat kenaikan upah jasa asisten rumah tangga.
Kemudian kelompok sandang mengalami inflasi 0,81 persen dengan andil 0,05 persen yang didorong oleh kenaikan harga emas perhiasan.
Selanjutnya pada kelompok kesehatan mengalami inflasi 0,19 persen dengan andil 0,01 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga mengalami inflasi 0,07 persen dengan andil 0 persen.
Suhariyanto menambahkan pada kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan justru mengalami deflasi 0,14 persen dengan andil terhadap inflasi -0,03 persen akibat mulai turunnya tarif penerbangan domestik.
Secara keseluruhan, Suhariyanto menjelaskan tingkat inflasi Juni masih di bawah target yang ditetapkan pemerintah sebesar 3,5 persen plus minus 1 persen.
Dia juga menyebutkan inflasi pada Juni ini lebih rendah dari inflasi Mei sebesar 0,68 persen.