Iqbal Musyaffa
08 Mei 2020•Update: 09 Mei 2020
JAKARTA
Bank Indonesia mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April bertambah USD6,9 miliar menjadi USD127,9 miliar dari posisi akhir Maret yang sebesar USD121 miliar.
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan peningkatan cadangan devisa pada April 2020 dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah.
“Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik,” kata Onny dalam keterangan resmi, Jumat.
Dia menambahkan bahwa posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,8 bulan impor atau 7,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” tambah Onny.