Pizaro Gozali İdrus
25 September 2018•Update: 26 September 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Indonesia akan mengangkat ekonomi kreatif di pentas Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat pada 1 Oktober mendatang.
Wakil Menteri Luar Negeri A.M Fachir mengatakan langkah Indonesia ke PBB bertujuan untuk menyosialisasikan Konferensi Dunia Ekonomi Kreatif (WWCE).
Selain itu, upaya ini juga bagian dari usaha pemerintah mendorong ekonomi kreatif dalam negeri ke pentas global.
“Menteri Luar Negeri dan Kepala Bekraf akan mempromosikan ekonomi kreatif kepada anggota PBB,” kata Fachir.
Fachir menyampaikan Indonesia selalu ingin memimpin dalam bidang ekonomi kreatif, sesuai dengan kapasitas Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk meningkatkan perekonomian warga negara di luar negeri.
Hal ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam bidang industri dan inovasi, kata Fachir.
Untuk itu, terang Fachir, pemerintah berkewajiban untuk memfasilitasi WNI untuk sukses di mancanegara dalam mempromosikan ekonomi kreatif.
“Termasuk mendorong interaksi pelaku ekonomi kreatif di dalam negeri dengan dunia luar,” kata Fachir.
Fachir mengatakan Kemlu terlibat penuh dalam penyelenggaraan WWCE sebagai komitmen mendukung diplomasi ekonomi Indonesia.
Hingga kini, kata Fachir, antusiasme peserta dari luar negeri sangat besar untuk ikut serta dalam WWCE.
“Ini akan menjadi wadah hubungan government to government dan business to business,” kata Fachir.