Muhammad Nazarudin Latief
25 April 2019•Update: 25 April 2019
Muhammad Latief
JAKARTA
Proporsi keluarga di Filipina yang mengalami kelaparan berkurang pada kuartal pertama, ujar sebuah jajak pendapat Kamis.
Dilansir Philstar, hasil dari survei 28 hingga 31 Maret di Social Weather Stations terhadap 1.440 orang dewasa di seluruh negeri menunjukkan 9,5 persen atau sekitar 2,3 juta keluarga Filipina mengalami kelaparan tanpa disengaja setidaknya sekali dalam tiga bulan terakhir.
Hasil ini satu poin lebih rendah dari 10,5 persen (diperkirakan 2,4 juta keluarga) yang dicatat pada kuartal sebelumnya. Ini juga menandai kuartal kedua berturut-turut bahwa insiden kelaparan turun.
Kelaparan turun 6,6 poin menjadi 11,7 persen (diperkirakan 387.000 keluarga) di Metro Manila dan 2,2 poin menjadi 6,1 persen (diperkirakan 345.000 keluarga) di Mindanao.
Tetapi naik 0,6 poin menjadi 10,3 persen (diperkirakan 1,1 juta keluarga) di Balance Luzon dan 0,8 poin menjadi 10 persen (diperkirakan 472.000 keluarga) di Visayas.
Keluarga yang mengalami “kelaparan moderat” turun 8,1 persen (diperkirakan 2 juta keluarga).
Menurut polling adalah mereka yang kelaparan "hanya sekali" atau "beberapa kali" dalam tiga bulan terakhir.
Sementara 1,3 persen (diperkirakan 327.000 keluarga) dari responden yang mengatakan mereka "sering" atau "selalu" kekurangan makanan untuk makan mengalami "kelaparan parah."