İqbal Musyaffa
03 Agustus 2018•Update: 03 Agustus 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Kepercayaan pasar terhadap Indonesia terus menguat, kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, yang mengatakan ada beberapa indikator masuknya modal asing ke dalam negeri.
“Dalam lelang terakhir SBN terjadi over supply empat kali lipat,” ujar Perry di Gedung Bank Indonesia, Jumat.
Perry juga mengungkapkan dalam dua hari, yakni tanggal 30 dan 31 Juli, ada sebanyak Rp3,9 triliun dana asing yang masuk ke dalam negeri. “Ini merupakan kepercayaan yang besar bagi Indonesia,” lanjut dia.
Selain itu, Perry mengatakan masuknya modal asing tersebut tidak terlepas dari langkah bank sentral AS (the Fed) tidak menaikkan suku bunga (Fed Fund Rate/FFR) pada bulan ini yang sesuai perkiraan BI.
“Memang kami perkirakan tidak naik. Perkiraan kami FFR akan naik September dan kemungkinan Desember, jadi masih dua kali lagi,” jelas Perry.
Perkiraan dua kali lagi kenaikan FFR ini sudah masuk ke dalam perhitungan BI, sebagaimana yang sudah sering disampaikan sebelumnya. Begitupun dengan prediksi kenaikan FFR sebanyak tiga kali pada tahun depan.
Selanjutnya, BI bersama pemerintah terus mendorong agar ekspor dapat meningkat dan mengurangi impor selain juga mendorong sektor pariwisata agar devisa dapat bertambah dan menekan defisit transaksi berjalan.
“Kami tegaskan tentang defisit transaksi berjalan memang lebih tinggi tahun ini sekitar USD25 miliar. Tapi itu masih dalam batas aman terkendali di bawah 3 persen dari PDB,” imbuh Perry.