Chandni Vasandani
15 September 2017•Update: 16 September 2017
Chandni Vasandani
JAKARTA
Layanan transportasi berbasis aplikasi ponsel karya pengusaha Indonesia, Go-Jek, menjadi satu-satunya perusahaan di Asia Tenggara yang dinobatkan sebagai salah satu inovasi yang mengubah dunia.
Daftar “Change the World” yang dirilis majalah Fortune itu menempatkan Go-Jek di peringkat ke-17, lebih tinggi dari perusahaan-perusahaan tersohor lainnya seperti Unilever yang duduk di peringkat ke-21, dan Microsoft di posisi ke-25.
Dalam pernyataan resminya, CEO Go-Jek Nadiem Makarim berterima kasih kepada semua pihak yang membantu layanannya tumbuh dan makin maju.
“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berkomitmen memberikan kontribusi positif terhadap visi pemerintah agar Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020,” kata Makarim.
Fortune mengatakan, gelar “Change the World” ini khusus diberikan pada perusahaan-perusahaan yang mereka lihat membawa dampak sosial yang positif.
"Kami fokus pada perusahaan yang sukses dengan niat baik untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sosial. Ada ribuan perusahaan yang masuk dalam penilaian kami, datang dari berbagai belahan dunia," ujar Features Editor Fortune, Matthew Heimer, dalam video resmi Change the World.
Go-Jek, menurut Fortune, terpilih karena benar-benar mengejutkan perekonomian kota serta membantu UMKM dengan mengajak mereka menjadi mitra perusahaan.
Selain itu, Fortune juga melihat perlindungan yang diberikan Go-Jek pada pengemudi mereka seperti manfaat kesehatan, asuransi, pelatihan keselamatan, hingga layanan keuangan mikro.
Penilaian Fortune, kata Makarim, sesuai dengan prinsip yang dipegang teguh oleh perusahaannya, yang bertujuan memberi ‘dampak sosial, kecepatan dan inovasi’.