Muhammad Latief
15 September 2017•Update: 16 September 2017
Muhammad Latief
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia Agustus 2017 mencapai USD 15,21 miliar, meningkat 11,73 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Nilai ekspor tahunan Indonesia juga meningkat 19,24 persen dibandingkan dengan periode yang sama Agustus 2016.
“Kenaikan nilai ekspor ini dipicu juga oleh kenaikan ekspor perhiasan,” kata Kepala BPS Suhariyanto, Jumat, di Jakarta.
Nilai ekspor perhiasan melonjak 107,47 persen mencapai USD 380,6 juta. Ekspor nonmigas bulan lalu mencapai USD 13,93 miliar atau melonjak 11,93 persen dari bulan Juli.
Industri pengolahan dan produk pertanian juga meningkat masing-masing 14,85 persen dan 23,22 persen pada Agustus dibandingkan bulan sebelumnya. Pada bulan yang sama, sektor pertambangan juga menaik 35,5 persen.
Secara kumulatif ekspor Indonesia dari Januari hingga Agustus mencapai USD 108,79 miliar atau meningkat 17,58 persen.
Menurut Suhariyanto, negara tujuan ekspor nonmigas masih ditempati Tiongkok dengan nilai USD 1,9 miliar, Amerika sebesar USD 1,6 miliar, dan Jepang USD 1,27 miliar.
Sementara nilai impor menurun 2,88 persen pada Agustus menjadi USD 13,49 miliar dibanding bulan sebelumnya.