Belgin Yakisan Mutlu
19 September 2022•Update: 23 September 2022
ISTANBUL
Setelah terjadi tren negatif di pasar global karena tekanan inflasi dan peningkatan risiko resesi pekan lalu, investor dan analis berfokus pada rapat bank sentral, yang akan mengumumkan keputusan suku bunga minggu ini.
Di Amerika Serikat (AS), tingkat inflasi tercatat lebih dari perkiraan bulan Agustus, sebesar 8,3 persen, yang meningkatkan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin oleh Fed, sementara beberapa analis memperkirakan kenaikan 100 basis poin.
Pekan lalu, bursa saham AS turun; Dow Jones sebesar 4,13%, Nasdaq sebesar 5,48% dan S&P 500 sebesar 4,08% setiap minggu.
The Fed akan mengumumkan keputusan soal suku bunga pada Kamis ini.
Di wilayah Eropa, risiko krisis energi dan resesi menjadi agenda utama pekan lalu.
Mengatasi harga energi yang tinggi dan kekurangan energi, Uni Eropa dan negara-negara anggota mengumumkan beberapa tindakan seperti pajak tambahan pada perusahaan energi, mengurangi pajak atas tagihan energi, membatasi suhu di gedung-gedung publik dan memberikan bantuan keuangan untuk sektor rumah tangga.
Pekan lalu, indeks DAX Jerman turun 2,65%, CAC 40 Prancis turun 2,17%, FTSE 100 Inggris turun 1,56%, dibandingkan minggu sebelumnya.
Bank Inggris, yang akan mengumumkan keputusan suku bunga minggu ini, diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 2,25%.
Di Asia, perlambatan ekonomi China dan mata uang Jepang yen yang lemah menjadi topik utama agenda ekonomi di wilayah.
Pekan lalu, Bank Sentral China memutuskan untuk mempertahankan suku bunga kebijakannya di 2,75 persen.
Di Jepang, Bank of Japan (BoJ) melakukan pemeriksaan suku bunga pada hari Rabu, yang merupakan prekursor intervensi untuk aksi pasar langsung setelah nilai jual USD/JPY mencapai level 145.
BoJ juga akan mengumumkan keputusan suku bunga pada Kamis.
Pekan lalu, indeks Shanghai China kehilangan 4,16%, Nikkei 225 Jepang sebesar 2,29%, Hang Seng Hong Kong sebesar 3,1%, Kospi Korea Selatan sebesar 0,06%, dan Sensex India sebesar 1,59%, dalam basis mingguan.
Bank Sentral Turki juga akan mengumumkan keputusan terkait kebijakan suku bunga pada hari Kamis.
Pasar berharap Bank Sentral Turki akan menjaga tingkat suku bunganya.