Goksel Yildirim, Tuba Sahin
05 Mei 2018•Update: 06 Mei 2018
Goksel Yildirim, Tuba Sahin
ANKARA
Perusahaan pertahanan raksasa Turki mencatat pesanan senilai USD 7,5 miliar pada Maret ini, menurut data yang dikumpulkan Anadolu Agency.
Nilai proyek jangka panjang Aselsan – yang akan rampung pada 2025 – ini berjumlah USD 6,8 miliar hingga akhir 2017.
Selama tiga bulan pertama tahun ini, penjualan bersih konsolidasi perusahaan naik 27,1 persen year-on-year menjadi USD 1,37 miliar, termasuk USD 114,2 juta pesanan dari luar negeri.
Sekitar USD 1,25 miliar atau 92 persen dari pesanan tersebut berasal dari Turki, menurut data.
Perusahaan memperoleh laba bersih USD 351,3 juta pada kuartal pertama, naik 2 persen dari periode yang sama tahun lalu.
Aselsan menargetkan untuk meningkatkan modalnya sebesar 210 juta lira (USD 50 juta) lewat penawaran umum.
Laba bersih dari penawaran umum itu akan digunakan untuk memperluas operasi di bidang-bidang seperti teknologi dan investasi inovasi, memenuhi kebutuhan modal, R&D, kerja sama internasional, dan kemungkinan merger serta akuisisi.
Didirikan pada 1975 di ibukota Ankara, Aselsan, yang memproduksi radio militer dan sistem elektronik pertahanan untuk Angkatan Bersenjata Turki, dipandang sebagai produsen sistem pertahanan utama Turki.