Mohamed Fahd
20 April 2018•Update: 20 April 2018
Mohamed Fahd
DOHA
Kementerian Pertahanan Qatar telah menandatangani perjanjian dengan AS untuk pembelian sistem pertahanan udara berteknologi tinggi dengan biaya USD2,5 miliar, kata kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan, Kamis.
Menurut kementerian itu, kesepakatan ditandatangani di Washington antara Angkatan Bersenjata Qatar dan perusahaan kontraktor pertahanan AS, Raytheon.
Siaran berita yang berbasis di Doha Al Jazeera mengutip Yusuf al-Kuwari, atase militer Qatar di Washington, mengatakan kesepakatan itu "mencerminkan hubungan militer dekat kedua negara, terutama di bidang pertahanan udara".
Musim panas lalu, Qatar menandatangani perjanjian untuk membeli armada pesawat F-15 AS dengan biaya awal sebesar USD12 miliar.
Pada hari Rabu, Menteri Pertahanan Negara Bagian Qatar, Khaled al-Attiyah tiba di AS, di mana dia dijadwalkan bertemu dengan beberapa pejabat militer.