Muhammad Abdullah Azzam
18 Maret 2021•Update: 20 Maret 2021
Yunus Girgin
ANKARA
Turki pada Rabu mengumumkan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan dana untuk proyek tambahan tahun ini hingga 720.000 lira Turki (USD95.000) kepada para peneliti yang datang ke negara itu dari luar negeri untuk melakukan penelitian.
"Selain itu, Turki mengalokasikan satu juta lira Turki [USD133.000] untuk peneliti sebagai dukungan awal penelitian dalam program Persekutuan Internasional untuk Peneliti Unggulan dan 500.000 lira Turki [USD66.000] untuk program Peneliti Muda Internasional," kata Menteri Perindustrian dan Teknologi negara itu Mustafa Varank.
Untuk para peneliti yang saat ini tinggal di negara itu, Turki juga menawarkan paket insentif di bawah program R&D hingga 1 juta lira Turki (USD133.000), serta hingga 750.000 lira Turki (USD100.000) untuk peneliti tahap awal, ungkap Varank.
Berbicara dalam sebuah acara di Dewan Penelitian Ilmiah dan Teknologi Turki (TUBITAK) di Ankara, Varank menekankan bahwa 127 ilmuwan dari 21 negara diterima dalam program tersebut pada 2019 dan 42 ilmuwan pada tahun lalu.
Sebagai bagian dari program International Fellowship for Outstanding Researchers yang diumumkan pada November 2018, Turki berupaya menarik peneliti andal ke negara tersebut dengan berkoordinasi dengan TUBITAK.
Varank juga mengumumkan peluncuran program International Fellowship for Early Stage Researchers untuk menarik peneliti muda ke negara tersebut.