Maria Elisa Hospita
26 September 2019•Update: 26 September 2019
Ferdi Turkten
NEW YORK
Presiden Turki berharap agar Amerika Serikat (AS) membebaskan negaranya dari semua tarif di masa depan karena kemitraan strategis yang dijalin keduanya.
"Saya percaya bahwa negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas akan bermanfaat dalam mencapai target volume perdagangan," kata Recep Tayyip Erdogan di sela-sela sidang ke-74 Majelis Umum PBB.
Erdogan menekankan bahwa perjanjian semacam itu akan berkontribusi pada peningkatan perdagangan dan hubungan ekonomi antara kedua negara.
“Kami ingin AS mempertimbangkan kembali dan menghapus beberapa tindakan yang telah diterapkan terhadap negara kami. Tarif tambahan untuk ekspor baja dan aluminium kami harus dibatalkan," tambah Erdogan.
“Baru-baru ini, hubungan Turki-Amerika sedang bergejolak. Namun, berkat dialog dan komunikasi yang erat dengan kawan saya yang terhormat, Presiden Trump, kami dapat mengatasi kendala ini," kata dia lagi.
Presiden Turki juga menekankan bahwa kedua pemimpin fokus pada agenda positif.
Dia menggarisbawahi bahwa perang perdagangan hanya menambah ketidakpastian dan menyebabkan kerugian besar pada perekonomian.
"Kami percaya bahwa dua ekonomi terbesar dunia akan bertindak secara bertanggung jawab. Perselisihan akan diselesaikan secepat mungkin dalam tradisi Organisasi Perdagangan Dunia," kata Erdogan merujuk pada perang dagang China-AS.