Erric Permana
27 Maret 2018•Update: 28 Maret 2018
Erric Permana
JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo menyebut pemerintah tengah mempertimbangkan untuk penetapan tarif atas-bawah ojek online.
Hal ini disampaikan Joko Widodo usai bertemu dengan perwakilan pengemudi ojek online yang melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Merdeka, Jakarta, hari ini.
Dia mengatakan telah meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara untuk melakukan pertemuan dengan pemimpin perusahaan ojek online dan pengemudi.
“Menurut saya memang harus ada patokan harga bawah, harga atas. Besok akan diputuskan setelah pertemuan itu dilakukan,” ujar Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa.
Menurutnya pertemuan itu dilakukan untuk memperoleh titik tengah permasalahan para pengemudi ojek online. Dia berharap kedua pihak mendapatkan keputusan yang menguntungkan.
Dalam pertemuan mendadak dengan perwakilan ojek online di Istana Merdeka tadi, kata Jokowi, para pengemudi menyampaikan keluhannya mengenai perang tarif antarpenyelenggara aplikasi transportasi online.
“Mereka menyampaikan kesulitan mengenai tarif,” ujar dia.
Hari ini, ratusan pengemudi ojek online menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Merdeka. Mereka menuntut pemerintah untuk mengeluarkan regulasi yang mengatur ojek online.
Mereka menilai, kekosongan regulasi tersebut mengakibatkan para pengemudi ojek tidak mempunyai posisi tawar dengan perusahaan transportasi online.