Shenny Fierdha Chumaira
08 Desember 2017•Update: 08 Desember 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Polisi akan menerjunkan 100 ribu personel untuk Operasi Lilin Jaya 2017 yang akan digelar mulai 23 Desember 2016 hingga 2 Januari 2018.
Operasi tersebut merupakan upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengamankan libur Natal dan Tahun Baru 2018.
"Polisi akan terus siaga, kita akan standby," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul di Jakarta, Jumat.
Untuk memastikan keamanan pada masa liburan, lanjut Martinus, polisi juga akan meningkatkan pengawasan di berbagai daerah serta berkomunikasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk mengetahui kondisi di daerah masing-masing.
Terkait kemungkinan Monumen Nasional akan dijadikan pusat perayaan Natal bersama, menurut Martinus hal tersebut tergantung pada ada atau tidaknya izin.
"Kalau ada izin untuk menyelenggarakan kegiatan ibadah di sana, ya boleh dilaksanakan," tutup Martinus.
Seluruh kepolisian daerah (Polda) Indonesia akan ambil bagian dalam Operasi Lilin Jaya 2017.
Adapun pengamanan yang akan dilakukan oleh polisi difokuskan di sejumlah titik yang konsentrasi massanya tinggi antara lain rumah ibadah, pusat perbelanjaan, dan fasilitas umum seperti stasiun, terminal, dan bandar udara.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan bahwa Polri akan berkoordinasi dengan Badan Reserse Kriminal Polri, Korps Lalu Lintas Polri, Kementerian Perhubungan, Tentara Nasional Indonesia, dan pemerintah daerah setempat untuk menjaga keamanan Natal dan Tahun Baru 2018 dari sisi kelancaran lalu lintas dan ancaman aksi terorisme.