Shenny Fierdha Chumaira
24 Desember 2017•Update: 25 Desember 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Sebanyak 106 personel kepolisian dikerahkan untuk menjaga keamanan di misa malam natal yang dilangsungkan di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, pada Minggu. Misa malam Natal ini dihadiri oleh lebih dari 3.000 orang jemaah.
Ratusan personel polisi berasal dari Kepolisian Sektor Sawah Besar yang dibantu oleh satu unit Brigade Mobil Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) beserta satu unit anjing polisi atau K-9 untuk memperketat penjagaan.
"Kantung-kantung parkir pun sudah disiapkan di sekitar Masjid Istiqlal, dan apabila tidak cukup bisa parkir juga di kantung parkir Lapangan Banteng atau Pasar Baru," kata Kepala Kepolisian Sektor Sawah Besar Komisaris Eka Baasith di Jakarta, Minggu.
Demi mendukung kelancaran arus kendaraan, polisi bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk mengarahkan kendaraan para jemaah agar parkir di kantung-kantung parkir yang telah disediakan.
Eka menjelaskan bahwa meski tidak dilakukan rekayasa lalu lintas, namun rekayasa akan dilakukan jika dirasa perlu, terutama ketika terjadi kepadatan kendaraan.
Selain itu, kawasan Gereja Katedral sudah disterilisasi sejak Minggu pukul 17.00 WIB sore hingga esoknya ketika misa Natal akan kembali digelar.
"Di pintu masuk Gereja Katedral juga sudah dipasang detektor logam. Pemeriksaan secara manual juga dilakukan," kata Eka.
Maka itu, lanjut Eka, jemaah diimbau untuk tidak membawa tas besar dan hanya membawa tas jinjing saja agar lebih praktis dan tidak mengganggu jalannya ibadah.