Shenny Fierdha Chumaira
24 Desember 2017•Update: 26 Desember 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Satu hari menjelang hari raya Natal Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian mengatakan tidak ada insiden berarti yang berpotensi mengancam keamanan perayaan Natal.
“Sejauh ini aman. Mari kita jaga terus keamanannya supaya lancar terus ke depan,” kata Tito di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Minggu malam.
Tito berterima kasih kepada semua pihak terutama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) beserta pemerintah pusat dan daerah, juga segenap lapisan masyarakat, yang turut menjaga keamanan perayaan umat kristiani ini.
“Kita harap ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang toleran dan berprinsip Bhinneka Tunggal Ika,” kata Tito.
Senada dengan Kapolri, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga berharap keamanan akan terus terjaga.
“Semoga semua lancar dan masyarakat bisa menikmati hari raya dengan aman sampai Tahun Baru 2018,” ucap Hadi.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa negara memastikan semua agama diakui dan setiap umat dilindungi untuk melaksanakan keyakinannya masing-masing.
“Negara memberi kepastian kepada umat beragama, dalam hal ini umat Kristen, untuk merayakan Natal dengan khusyuk,” ujar Menteri Tjahjo.
Dalam kesempatan itu, Menteri Tjahjo sempat menyinggung ketatnya pengamanan di Gereja Katedral yang melibatkan 106 personel Kepolisian Sektor Sawah Besar beserta beberapa unit Brigade Mobil Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Penjagaan ketat itu untuk menjamin agar jemaat bisa beribadah dengan khidmat dan tanpa gangguan, dan itu menjadi komitmen Polri dan TNI,” jelas Menteri Tjahjo.
Sebelum berkunjung ke Gereja Katedral, ketiganya mendatangi Gereja HKBP Menteng dan Gereja Immanuel yang keduanya juga terletak di Jakarta Pusat.