Aynur Ekiz
31 Maret 2018•Update: 01 April 2018
Aynur Ekiz
ANKARA
Sebanyak 3.820 teroris telah "dinetralkan" sejak dimulainya Operasi Ranting Zaitun di wilayah Afrin Suriah, kata militer Turki pada Sabtu.
Staf Umum mengatakan setidaknya ada 90 teroris "dinetralkan" di Bitlis Timur dan Bingol timur, dan provinsi Diyarbakir dan Mardin tenggara, dan di Irak utara dari 24-30 Maret lalu.
Otoritas Turki sering menggunakan kata "dinetralkan" dalam pernyataan mereka untuk menyiratkan bahwa teroris yang bersangkutan menyerah, terbunuh atau ditangkap.
Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun pada 20 Januari untuk membersihkan perbatasan mereka dari kelompok-kelompok teroris di Afrin Suriah barat laut.
Pada 18 Maret, pasukan yang didukung Turki berhasil membebaskan kota Afrin, yang telah menjadi tempat persembunyian utama organisasi teroris PYD / PKK sejak 2012.
Operasi militer tersebut sedang dilaksanakan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak membela diri di bawah piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah, katanya.
Militer juga mengatakan hanya target teror sedang dihancurkan dan mereka "sangat hati-hati" untuk tidak mengorbankan sipil.