Sarp Ozer
31 Maret 2018•Update: 01 April 2018
Sarp Ozer
AFRIN, Suriah
Militer Turki telah menjinakkan hampir 650 bahan peledak improvisasi (IED) dan 80 ranjau darat sejak dimulainya Operasi Ranting Zaitun di Afrin Suriah barat laut, kata sumber militer.
Tentara dan anjing pelacak mengambil bagian dalam pencarian bahan peledak, kata sumber yang menolak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara pada media.
Pasukan Turki terus mencari lebih banyak IED dan ranjau darat untuk memungkinkan kembalinya orang-orang ke rumah mereka, kata sumber itu menambahkan.
Pada 20 Januari lalu, Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membersihkan teroris YPG / PKK-Daesh dari Afrin.
Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki serta untuk melindungi Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Operasi tersebut dilaksanakan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak membela diri di bawah piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah, katanya.
Militer juga mengatakan hanya target teror yang dihancurkan dan sangat berhati-hati sehingga tidak melukai warga sipil.