Maria Elisa Hospita
24 September 2018•Update: 24 September 2018
Adem Salvarcioglu
ANKARA
Sepanjang 2018, wabah demam berdarah (DBD) telah menewaskan 71 orang di Thailand.
Lewat sebuah pernyataan yang dirilis pada Minggu, Kementerian Kesehatan Thailand mengungkapkan bahwa lebih dari 57.000 orang di 27 wilayah terkena dampak penyakit.
Menurut kementerian, jumlah korban tewas akibat DBD tahun ini dua kali lebih banyak dibandingkan tahun 2017 pada periode waktu yang sama.
Pasien demam berdarah biasanya meningkat pada Juni-September dan Desember-Maret, atau selama musim hujan.
Virus DBD ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk. Para ilmuwan memperingatkan bahwa suhu tinggi dan hujan yang berkepanjangan menyebabkan bertambahnya jumlah nyamuk aedes aegypti (pembawa virus DBD) dan nyamuk anopheles (pembawa virus malaria).