Hayati Nupus
23 Juni 2018•Update: 25 Juni 2018
Hayati Nupus
JAKARTA
Banjir bandang menerjang tiga dusun di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat pagi.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ketiga dusun itu adalah Garit, Karang Asem dan Bangunrejo di Kecamatan Singojuruh, banyuwangi.
“Banjir bandang di sepanjang Sungai Badeng, Sungai Binau, dan Sungai Kumbo, juga menerjang permukiman di Kecamatan Sanggon,” kata Sutopo dalam siaran pers Jumat malam.
Sutopo mengatakan hujan deras yang turun di lereng Gunung Raung, Banyuwangi, sejak Kamis malam pukul 21.00 WIB hingga Jumat pagi mengakibatkan longsor dan pohon-pohon tumbang.
Material longsor, kata Sutopo, juga kayu gelondongan, menyumbat sungai dan aliran air.
Banjir, ujar Sutopo, juga merusak 328 unit rumah, 23 unit di antaranya rusak berat, 80 unit rusak sedang dan 225 unit rusak ringan.
“Diperkirakan jumlah kerusakan bertambah mengingat banjir bandang meninggalkan lumpur setinggi 1 meter menerjang permukiman,” ungkap Sutopo.
Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan Dinas Sosial melakukan penanganan darurat dengan membawa peralatan seperti perahu karet dan pelampung. Mereka juga mengerahkan tiga eskavator untuk mengangkat material balok kayu yang menyumbat aliran sungai.
Sutopo juga mengatakan banjir sudah menyusut pada pukul 11.00 WIB. Namun terdapat 30 KK atau 150 jiwa warga mengungsi di Bala Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh. Tim gabungan bersama masyarakat setempat telah mendirikan posko tanggap darurat, dapur uum dan pos kesehatan.