Hayati Nupus
06 Februari 2018•Update: 07 Februari 2018
Hayati Nupus
JAKARTA
Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) menyebutkan sebanyak 11.450 jiwa terdampak banjir Jakarta, Selasa.
Belasan ribu jiwa itu, ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, berasal dari 20 kelurahan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Selain itu, kata Sutopo, ribuan rumah terendam banjir dan 6.532 jiwa mengungsi di 31 titik pengungsian di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur
“Banyak juga masyarakat yang tidak bersedia mengungsi, mereka tetap tinggal di rumah, perabotan mereka pindahkan ke lantai atas rumah,” ujar Sutopo dalam siaran pers, Selasa.
Senin kemarin, air muka Bendungan Katulampa berada pada level Siaga I dengan ketinggian mencapai 240 cm dan mengakibatkan sejumlah wilayah di Jakarta Jakarta terendam hingga hari ini.
Siang ini, kata Sutopo, tinggi air muka Katulampa kembali berstatus normal atau Siaga IV sedang di Manggarai Siaga III.
“Banjir cepat surut karena debit air dari hulu menurun dan hujan lokal tak berintensitas tinggi,” kata Sutopo.
Selain itu, ujar Sutopo, normalisasi Sungai Ciliwung juga menjadikan debit air sungai menjadi lebih lancar.
Februari, kata Sutopo, menjadi puncak musim penghujan di sebagian wilayah Indonesia, terutama di Jawa. Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan terjadinya banjir, longsor dan puting beliung.