Emin Avundukluoglu dan Huseyin Gazi Kayki
ANKARA
Ketua organisasi diaspora Turki cabang Munich dan empat anggota lainnya tiba di ibukota Turki, Ankara, dengan bersepeda untuk memberi penghormatan kepada martir dalam percobaan kudeta tahun lalu. Mereka menempuh jarak 2.700 kilometer dari Munich ke Ankara.
“Tujuan utama dari perjalanan ini adalah untuk memberi penghormatan kepada para martir 15 Juli, para veteran dan presiden kami,” kata Ketua Uni Demokrat Turki Eropa (UETD) cabang Munich, Abdurrahman Serdar Cakmak, kepada Anadolu Agency.
Mengenang kunjungannya dengan mengendarai sepeda tahun lalu ke Turki pasca-kudeta, Cakmak berkata: “Kami ingin menyelenggarakan tur sepeda dari Munich ke Ankara pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari peringatan untuk para martir dan veteran kami,”
Cakmak menyebutkan bahwa mereka memulai tur 20 hari yang lalu dengan tiga sepeda dan dua staf. Mereka membawa dan mengibarkan bendera Turki menuju juru bicara parlemen Turki, Ismail Kahraman.
“Perjalanan kami memiliki dua tujuan. Kami ingin memberi penghormatan untuk martir 15 Juli dan menjembatani Turki dan warga Turki di Balkan, umat Muslim, dan tempat-tempat leluhur kami,” jelasnya.
Cakmak adalah warga Turki yang berasal dari Kurdi dari provinsi Sirnak. “Kami adalah bagian dari negara ini. Kami harus menunjukkan kepada organisasi teroris PKK, FETO, Daesh, dan kekuatan luar negeri bahwa kami adalah satu kesatuan,”
“Kami telah menunjukkan bahwa persatuan kami tidak dapat dihancurkan oleh kekuatan apapun. Kami juga telah menunjukkan bahwa kami siap untuk menghancurkan plot seperti percobaan kudeta 15 Juli jika perlu,” tambah Cakmak.
Turki dapat bertahan dari percobaan kudeta mematikan pada 15 Juli 2016 yang menewaskan 250 orang dan menyebabkan hampir 2.200 orang luka-luka. FETO dan pemimpinnya Fetullah Gulen mendalangi percobaan kudeta tersebut.
Turki juga meyakini FETO sebagai pihak yang berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan pemerintahan dengan menginfiltrasi institusi-institusi Turki, khususnya militer, kepolisian, dan kejaksaan.