Rıskı Ramadhan
09 November 2017•Update: 10 November 2017
Gökhan Ergöçün, Dilara Zengin
ANKARA
Data Badan Statistik Turki (TUIK) mencatat, pada periode Januari-September tahun ini pengunjung yang datang ke Turki untuk memperoleh perawatan kesehatan meningkat 17,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pengunjung yang datang ke Turki untuk perawatan medis sebanyak 315.258 orang, 235.245 di antaranya adalah warga negara asing.
Turki terus meningkatkan kapasitas tempat tidur rumah sakit di kota-kota yang juga memiliki departemen dengan layanan kesehatan internasional.
Pendapatan yang diperoleh dari pariwisata kesehatan ini meningkat 16,5 persen menjadi USD596,5 juta. Meningkat dari USD512,7 juta (yoy).
Basaran Ulusoy, Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Turki (TURSAB) mengatakan, meningkatnya jumlah rumah sakit bersertifikat internasional di Turki yang juga menawarkan pelayanan kesehatan dengan harga 40-60 persen lebih murah dari negera berkembang lainnya membuat permintaan untuk wisata kesehatan meningkat.
Menurut Ulusoy, wisatawan asing yang datang untuk berobat lebih banyak menghabiskan uang. Tahun 2016, kata Ulusoy rata-rata pengeluaran wissatawan asing yang datang ke Turki untuk liburan adalah USD633 per orang, sedangkan rata-rata pengeluaran pengunjung yang datang dalam lingkup pariwisata kesehatan mencapai USD2.500 per orang.
Ulosoy mengatakan, banyak turis dari negara-negara teluk seperti Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Dubai, Jordania dan Lebanon yang datang terutama untuk operasi tanam rambut di Turki.
Enginer Birdal, Ketua Asosiasi Pariwisata Kesehatan Turki mengatakan keadaan iklim dan kemudahan transportasi membuat Turki menjadi lebih populer dalam hal ini. Menurut dia, Turki adalah negara yang paling diminati untuk operasi plastik dan sedot lemak, sedangkan untuk operasi tanam rambut Turki berada di posisi teratas di dunia.
“Bagi orang Eropa dan Amerika harga-harga [pelayanan kesehatan] sangat ekonomis, sedangkan pengunjun dari negara-negara Turki, Rusia, dan Timur Tengah puas dengan pelayanan yang didapatkan,” tambah Birdal.
Birdal mencontohkan, biaya operasi facelift berharga sekitar EUR25 ribu di Amerika Serikat, di Turki operasi yang sama bisa dilakukan dengan hanya EUR6 ribu.