18 Maret 2018•Update: 19 Maret 2018
MARDIN, Turki
Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Sabtu bahwa tentara Turki telah berhasil mengepung pusat kota Afrin di Suriah barat laut dan siap untuk masuk kapan saja.
"Kami akan memasuki Afrin, dan kami dapat mengumumkan kabar baik setiap saat," kata Erdogan di Kongres Tahunan Keenam Keadilan dan Pembangunan (AK) di provinsi Mardin, tenggara.
Presiden Erdogan menambahkan sebanyak 3.569 teroris telah "dinetralisir" di Afrin sejak dimulainya Operasi Ranting Zaitun.
Otoritas Turki sering menggunakan kata "dinetralisir" untuk menyiratkan teroris yang bersangkutan menyerah, terbunuh atau tertangkap.
Turki pada 20 Januari lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Sejak meluncurkan operasi tersebut, militer Turki dan FSA telah membebaskan 268 lokasi, termasuk lima pusat kota, 224 desa, 44 gunung dan bukit strategis, dan satu basis YPG / PKK.
Pasukan tersebut berhasil mencapai perbatasan kota Afrin minggu lalu dan mengepungnya.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Pihak militer juga memastikan bahwa “sangat penting” supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.
Dilaporkan oleh Baris Gundogan:Ditulis oleh Satuk Bugra Kutlugun