Erric Permana
11 Juli 2018•Update: 11 Juli 2018
Erric Permana
JAKARTA
Presiden RI Joko Widodo meminta Polri untuk terus menjaga kinerja baik.
Berdasarkan rilis survei Gallup Law and Order Indonesia merupakan 10 negara teraman di dunia. Presiden pun meminta agar Polri untuk mempertahankan posisi Indonesia itu.
"Sebuah capaian yang membanggakan kita. Semua harus dijaga dan dipertahankan," ujar Presiden Joko Widodo saat menghadiri Peringatan Hari Bhayangkara di Jakarta pada Rabu.
Namun, Presiden mengingatkan agar Polri tidak cepat puas diri. Sebab tantangan yang akan dihadapi nantinya semakin meningkat dan semakin rumit.
"Polri harus terus meningkatkan dan mewaspadai ancaman terorisme, negara maju pun mengalami ancaman yangg sama, di dalam negeri kita tak akan lupakan para pelaku bom bunuh diri bukan hanya korban masyarakat tapi juga jadikan aparat polisi jadi target," tambah Presiden.
Apalagi, kata dia, dalam waktu dekat ada sejumlah agenda besar yang harus dipersipakan keamanannya. Di antaranya Asian Games 2018, IMF - World Bank Annual Meeting, dan Pemilu 2019.
"Perlu langkah antisipatif, perencanaan detil dan matang agar potensi kerawanan bisa dicegah," tegas Presiden.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menginstruksikan kepada Polri untuk membuang budaya koruptif dan bersikap transparan dalam menegakkan hukum.
Selain itu, Presiden juga meminta agar Polri mengedepankan tindakan humanis dalam menangani permasalahan sosial.