Megiza Asmail
12 September 2017•Update: 13 September 2017
Megiza Asmail
JAKARTA
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memastikan layanan Satelit Telkom-1 telah pulih sepenuhnya pada 10 September kemarin. Persoalan ini sempat menurunkan layanan perbankan selama dua pekan.
“Saya mengapresiasi yang dilakukan Telkom maupun ekosistem pendukungnya,” kata Rudiantara di Jakarta, Selasa.
Sementara proses peningkatan perangkat lunak, penghidupan ulang mesin dan pengisian uang kembali menjadi tanggung jawab pihak lain.
“Tentu itu di luar kapasitas Telkom. Telkom hanya fokus dalam migrasi dari sisi telekomunikasinya,” sebut Rudiantara.
Di tempat yang sama, Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga mengatakan perbaikan layanan Satelit Telkom-1 kemarin dilakukan dalam dua tahap.
“Pertama penyediaan transponder pengganti, kedua repointing antenna ground segment dialihkan sesuai satelit pengganti terbaru. Semua selesai sesuai jadwal,” kata Alex.
Fokus TelkomGroup, ujar Alex, mengoptimalkan seluruh alat konektivitas. Telkom mengoptimalkan fiber optic dan layanan machine to machine untuk ATM Perbankan.
“Dari 15019 situs, 11574 adalah ATM dan 3445 non ATM. Dalam memperbaiki layanan, kami repointing sebesar 81 persen, kemudian 5 persen menggunakan fiber optic, dan machine to machine 14 persen,” ujar Alex.
TelkomGroup juga menawarkan migrasi solusi temporer ke solusi permanen kepada pelanggan. Pelanggan Telkom terbagi dua macam, pelanggan langsung dan pelanggan Vsat Provide.
“Seluruh biaya repointing ini ditanggung Telkom. Kalau Vsat Provider yang melakukan repointing sendiri, maka kami yang akan bayar. Artinya Telkom berusaha bertanggung jawab agar layanan dapat terus berlangsung,” ujar Alex.