Rıskı Ramadhan
23 Februari 2018•Update: 23 Februari 2018
Omer Ertugrul, Mustafa Yildiz
KAYSERI, Turki
Menteri Pertahanan Nasional Nurettin Canikli pada hari Kamis mengatakan bahwa tidak ada kekuatan yang dapat mengganggu hasil perjuangan Turki melawan terorisme di Afrin, Suriah.
Berbicara dalam sebuah upacara di kota Kayseri, Canikli mengatakan Turki tetap bertekad untuk membasmi jaringan teror.
Menanggapi kabar bahwa rezim Suriah mengirim pasukan untuk mendukung kelompok teror YPG/PKK, dia mengatakan, "Unit bersenjata Suriah, yang dikabarkan dikirim ke Afrin, sama sekali tidak memiliki kapasitas untuk mengubah hasil dari perjuangan melawan terorisme... Mereka yang mendukung terorisme akan menjadi target kami... Mereka yang mendukung teroris adalah teroris."
Dia mendesak dunia, terutama sekutu-sekutu Turki, untuk menghentikan dukungan terhadap kelompok teror dan memutuskan kemitraan dengan mereka, serta mengumpulkan semua senjata dan amunisi yang diberikan kepada teroris.
“Tidak mungkin menyelesaikan masalah ini dengan cara lain selain itu,” kata dia.
Pada 20 Januari lalu, Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah.
Pihak militer juga memastikan bahwa "sangat penting" supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.