Erric Permana
07 Agustus 2018•Update: 08 Agustus 2018
Erric Permana
JAKARTA
Kepala Staf Kantor Kepresidenan Moeldoko meminta agar isu tenaga kerja asing tidak dijadikan kepentingan politik.
Dia pun meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu tersebut. Dia membantah bahwa adanya jutaan tenaga kerja asing yang ada di Indonesia.
"Ternyata memang tidak seperti yang digambarkan selama ini bahwa ada jutaan Tenaga Kerja Asing ada senjata ada ilegal, kalau ilegal Mungkin ada satu atau dua tapi jika tertangkap ya dipenjara,kalau tidak dipulangkan," ujar Moeldoko di kantornya.
Sementara itu dia juga membantah mengenai isu adanya tenaga kerja asing di Morowali, Sulawesi Tengah yang mencapai jutaan orang. Menurutnya, TKA di sana hanya mencapai 10 persen atau sekitar 3.121 orang.
Dia pun memastikan pemerintah bakal menindak jika terjadi pelanggaran terkait tenaga kerja asing. Dia juga menyatakan Kementerian Tenaga Kerja memiliki tim pengawas yang independen.
"Saya sungguh sangat berharap dengan Menteri Tenaga Kerja mewakili pemerintah untuk tenaga kerja asing ini tidak dikembangkan lagi untuk dimobilisasi demi kepentingan politik," tambah dia.
Sementara itu menurut catatan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, hingga akhir tahun 2017 TKA yang berada di Indonesia hanya mencapai 85 ribu orang.
"Memang ada peningkatan ya setiap tahun ada peningkatan tapi jumlahnya masih jauh di bawah 100 ribu," ujar Hanif di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta.