Pizaro Gozali İdrus
13 Desember 2017•Update: 14 Desember 2017
Pizaro Gozali İdrus
JAKARTA
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menarik buku pelajaran kelas VI SD yang menyebut Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menginginkan pengawasan lebih ketat terhadap penyebaran buku untuk peserta didik.
"Ini adalah keteledoran yang harusnya tidak terjadi. Proses penyusunan buku harus benar-benar dicek dan ricek," ucap Puan di Jakarta, Rabu.
Menteri Puan menyesalkan kejadian ini karena buku tersebut ternyata sudah beredar sejak lama.
Puan menyatakan sangat mendukung keputusan Mendikbud Muhadjir Effendy yang menarik tautan tersebut dari situs Kemendikbud.
Menurut Menteri Puan, tersebarnya buku tersebut adalah bentuk pelanggaran dan harus dipertanggungjawabkan.
Menteri Puan juga meminta peran aktif orang tua atau guru untuk ikut bersama-sama mengawasi kualitas buku-buku sekolah.
"Demi masa depan pendidikan anak-anak kita, kita harus turut memberikan pengawasan terhadap edaran buku pelajaran," ujar Puan.