Pizaro Gozali İdrus
26 Maret 2018•Update: 27 Maret 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Kementerian Agama (Kemenag) mendorong jajarannya untuk proaktif dalam proses percepatan sertifikasi tanah wakaf.
Kemenag Kabupaten dan Kota bahkan kini tengah melakukan pendataan tanah-tanah wakaf yang perlu disertifikasi sesuai aturan yang berlaku.
“Kementerian Agama melalui unit vertikal di daerah siap bekerjasama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang untuk memfasilitasi percepatan sertifikasi tanah wakaf,” ujar Direktur Pemberdayaaan Zakat dan Wakaf Kemenag Fuad Nasar dalam siaran persnya, Senin di Jakarta.
Menurut Fuad, kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo saat penyerahan sertifikat hak atas tanah wakaf di Sumatera Barat pada bulan lalu.
Saat itu, Presiden meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang untuk segera menyelesaikan penerbitan sertifikat tanah wakaf atas masjid, musala, dan surau di seluruh Indonesia.
Fuad juga menerankan sudah ada Nota Kesepahaman antara Menteri Agama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang tentang Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf pada tahun 2015.
“Nota Kesepahaman yang berlaku selama empat tahun dan dapat diperpanjang itu bertujuan untuk menjamin kepastian hukum hak atas tanah wakaf,” jelas Fuad.
Fuad mengatakan ruang lingkup Nota Kesepahaman ini meliputi penyebarluasan informasi melalui sosialisasi percepatan sertifikasi tanah wakaf, penyiapan dokumen yang diperlukan untuk sertifikasi, pelaksanaan kegiatan sertifikasi, serta pemantauan dan evaluasi kegiatan percepatan sertifikasi.
“Antara lain dengan mendorong kepedulian para nazhir wakaf di seluruh Indonesia agar mengurus kelengkapan dokumen tanah wakaf yang mereka kelola serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengurus pensertifikatan,” kata Fuad.
Fuad Nasar mengingatkan harta benda wakaf berupa tanah dan bangunan harus dimanfaatkan sesuai tujuan dan fungsi wakaf, yaitu sebagai sarana dan kegiatan ibadah, sarana dan kegiatan pendidikan serta kesehatan, bantuan kepada fakir miskin, anak terlantar, yatim piatu, beasiswa, kemajuan dan peningkatan ekonomi umat.