Pizaro Gozali İdrus
12 Februari 2018•Update: 13 Februari 2018
Pizaro Gozali Idrus
JAKARTA
Presiden Joko Widodo meminta duta besar (Dubes) Indonesia untuk membaca peluang investasi di luar negeri.
“Kunci pertumbuhan ekonomi ada dua, peningkatan investasi dan ekspor. Dua hal ini menentukan,” ujar Presiden yang akrab disapa Jokowi ini dalam rapat kerja Kepala Perwakilan Indonesia di Jakarta, Senin.
Dia meminta para Dubes menyadari Indonesia adalah negara besar yang sudah masuk sebagai anggota G-20. Sehingga para Dubes seharusnya tidak inferior untuk bersaing dengan negara lain.
“Kita sudah masuk G-20, tapi tidak merasa. Untuk menunjukkan diri kita besar, kita bantu negara lain, bukan kita minta bantuan,” jelas Presiden Jokowi dalam rapat kerja yang dihadiri 134 perwakilan Indonesia di luar negeri.
Para dubes harus berani melakukan terobosan investasi di luar negeri, bila perlu membuka stan yang besar dan strategis jika ada pameran.
“Sekarang kalau ada summit, saya sudah minta duduk dekat dengan tuan rumah, nggak mau dipojokkan,” jelas Presiden Jokowi.
Dia lantas mencontohkan peluang investasi minyak, gas dan semen yang bisa dilakukan di negara-negara Timur Tengah.
“Di Iran, kita sudah dapat satu tambang gas. Itu ladang terbesar yang akan kita miliki,” jelas Presiden Jokowi.