Ekip
22 Januari 2018•Update: 22 Januari 2018
KILIS, Turki
Koordinator Bulan Sabit Merah Turki mengatakan bahwa teroris PKY / PKK dan rezim Bashar al-Assad telah memblokir jalan-jalan di wilayah barat laut Afrin, Suriah untuk mencegah keluarnya warga sipil.
"PYD / YPG dan rezim di selatan tidak mengizinkan warga sipil yang ingin meninggalkan Afrin. Rute ini sudah ditutup. Ini adalah pelanggaran hukum humaniter," kata Kerem Kinik kepada wartawan di Oncupinar Border Gate di provinsi Kilis, Turki bagian selatan.
"YPG / PYD dan pasukan rezim Suriah harus mengakhiri blokade mereka untuk warga sipil yang ingin meninggalkan Afrin," kata kepala Bulan Sabit Merah Turki itu lagi.
Kinik mengatakan bahwa pihaknya memiliki informasi bahwa 50.000 orang ingin meninggalkan wilayah tersebut. "Kami membangun pusat penampungan untuk orang-orang ini."
Turki pada hari Sabtu meluncurkan Operation Olive Branch (Operasi Ranting Zaitun) untuk menghancurkan kelompok teror PKK/KCK/PYD/YPG dan Daesh dari Afrin.
Operasi tersebut dilakukan sebagai hak Turki, berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah, kata Staf Umum Turki.
Militer juga mengatakan bahwa hanya target teroris yang dihancurkan dan "sangat penting" untuk tidak membahayakan warga sipil manapun.
PYD/PKK/KCK/YPG adalah cabang Suriah dari kelompok teroris PKK, yang telah dianggap sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat (AS), dan Uni Eropa (UE)