Hayati Nupus
JAKARTA
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengusulkan formula penyelesaian konflik di Myanmar kepada kepada State Counsellor Aung San Suu Kyi, Senin, di Nay Pyi Taw, Myanmar.
Usulan tersebut berupa formula 4+1 untuk mengakhiri kekerasan terhadap warga Rohingya, yaitu mengembalikan stabilitas dan keamanan; tidak menggunakan kekerasan, melindungi semua warga tanpa memandang suku dan agama, dan membuka akses bantuan keamanan.
“Empat elemen pertama merupakan elemen utama yang harus segera dilakukan agar krisis kemanusian dan keamanan tidak semakin memburuk," jelas Menteri Retno.
Sementara satu elemen lainnya menyoal implementasi rekomendasi Laporan Komisi Penasehat untuk Rakhine yang dipimpin mantan Sekjen PBB Kofi Annan.
Pemerintah Myanmar akan membentuk komite implementasi dan Badan Penasehat untuk mengawasi implementasi ini, kata dia.
Pertemuan tersebut juga menyepakati keterlibatan Indonesia dan ASEAN dalam penyaluran bantuan kemanusiaan di Rakhine.
“Indonesia selalu menekankan bahwa bantuan harus sampai kepada semua orang yang memerlukan, tanpa kecuali, tanpa memandang agama dan etnis,” tegas Menteri Retno.