Pizaro Gozali İdrus
18 Desember 2018•Update: 19 Desember 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Singapura mengatakan pertemuan bilateral dengan Malaysia Januari 2019 menjadi tak kondusif karena Malaysia tidak mau menarik seluruh kapalnya, lansir Channelnews Asia pada Senin.
Menteri Perhubungan Singapura Khaw Boon Wan mengatakan Malaysia masih meletakkan dua kapalnya yang diklaim Khaw berada di perairan Singapura.
Situasi ini membuat pertemuan kedua negara pada Januari mendatang menjadi tidak kondusif.
“Saya tidak berpikir soal menghitung satu, dua, tiga. Kami sarankan mereka menarik semua kapal karena tidak kondusif,” kata Khaw kepada wartawan pada hari Senin.
Khaw mengatakan Malaysia tidak perlu membuat klaim soal batas lautnya karena situasi ini berpotensi menciptakan ketegangan kedua negara.
“Kami khawatir karena kami memiliki dua kapal yang saling berhadapan, dan siapa tahu, kecelakaan bisa terjadi. Sayangnya, mereka tidak setuju untuk mundur," ujar Khaw.
Perwakilan dari Singapura dan Malaysia dijadwalkan bertemu pada minggu kedua Januari untuk membahas sengketa maritim, dan Khaw mengatakan Singapura bermaksud untuk bernegosiasi "dengan itikad baik".
“Kami ingin mengatasi perselisihan ini dengan damai, tenang, dan profesional. Jika pandangan ini dimiliki kedua belah pihak, saya yakin kita bisa mencari solusi win-win solution,” jelas Khaw.