Astudestra Ajengrastrı
27 Juli 2018•Update: 27 Juli 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Donald Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada Turki bila negara tersebut tak membebaskan seorang pastor Amerika yang dituduh memiliki kaitan dengan kelompok teror.
"Amerika Serikat akan menjatuhkan sanksi besar kepada Turki karena menahan Pastor Andrew Brunson dalam waktu lama," kata Trump di Twitter. "Dia sangat menderita. Pria beriman yang tak bersalah ini harus dibebaskan segera!"
Brunson dipindahkan ke tahanan rumah pada Rabu setelah ditahan di Provinsi Aegean, Izmir, pada Desember 2016. Dia didakwa dengan tuduhan mata-mata untuk PKK, yang dianggap sebagai kelompok teror di AS dan Turki, dan Organisasi Teroris Fetullah (FETO), kelompok yang dituduh Turki menjadi dalang kudeta yang berhasil digagalkan pada Juli 2016.
Sebelumnya, Wakil Presiden Mike Pence mengancam lewat Twitter untuk mengenakan "sanksi besar kepada Turki sampai pria tak bersalah ini bebas."
Pengadilan Tinggi Kriminal Kedua Izmir mengatakan keputusan untuk memindahkan Brunson ke tahanan rumah didasari oleh keadaan kesehatannya.
Pengadilan memutuskan mengizinkan Brunson tinggal di rumahnya di Izmir, namun melarangnya "meninggalkan rumah" dan mencekalnya.
Setelah putusan ini, pastor tersebut tampak meninggalkan penjara dengan kawalan polisi.
Penjagaan ketat dilakukan di sekitar kediaman Brunson.